Mengenal dan Memahami Sastra Lisan

Mengenal dan Memahami Sastra Lisan
pengertian Sastra Lisan

Pusatpelajar – Mempelajari sebuah sejarah sastra dalam kehidupan ini menjadi kewajiban bagi anda untuk bisa memahami sebagain besar bentuk-bentuk budaya yang terdapat dalam kesusastraan baik itu secara lisan ataupun tulisan.

Pembahasan ini akan menyinggung mengenai keberadaan sastra lisan mulai dari sejarahnya seperti pengertian,ciri, fungsi, karakteristik dan perannya di kehidupan.

Ada yang masih belum tahu tidak nih tentang sastra lisan? Atau pembelajaran mengenai sastra? Jika masih ada dan ternyata merasa asing dengan topik pembahasan ini maka anda ada baiknya untuk membaca hingga tuntas sebab akan ada hal-hal baru anda temukan dalam tulisan ini. Terlebih lagi tulisan ini mengangkat topik sejarah, tentunya akan menjadi sumber informasi baru bagi anda.

Berbicara mengenai sastra lisan, anda wajib dan harus mampu memahami pengertian dari sastra lisan serta bentuk-bentuk dari sastra lisan itu sendiri. Bukan hanya itu saja anda juga harus bisa membedakan nih yang mana yang dimaksud dengan sastra lisan, sastra tulisan sehingga tidak salah lagi dalam memahami konsep keduanya.

Berikut nih beberapa poin penting yang harus anda ketahui lebih awal tentang sastra lisan sebagai salah satu produk kebudayaan.

Baca Juga : Jenis-Jenis Karya Sastra Yang Harus Diketahui

Apa Itu Sastra Lisan?

Mengenai pengertian sastra lisan, telah banyak berbagai sumber dan juga para tokoh yang memberikan pandangan terkait dengan arti yang sebenarnya dari sastra lisan itu sendiri namun, lebih baik apabila mengambil penjelasan secara umum yang bisa anda pahami dengan mudah.

sastra lisan lampung
sastra lisan lampung

Sastra lisan merupakan bentuk kesusastraan yang mencakup dalam sebuah wujud masyarakat yakni kebudayaan yang kemudian di sebarkan secara turun temurun dan dari mulut kemulut. Selain itu sastra lisan tercipta dalam masyarakat sehingga dikatakan bahwa kepemilikan dari sastra lisan itu sendiri adalah milik bersama bukan milik individu lainnya.

Jadi tidak heran apabila ada cerita-cerita seperti mitos yang anda dengar di daerah tempat tinggal atau daerah lain. Misalnya saja nih seperti cerita maling kundang atau timun mas yang menjadi salah satu cerita terkenal yang berisi ajaran berupa nilai-nilai moral. Makanya keberadaan sastra lisan menjadikannya memiliki posisi penting dalam masyarakat sebagai bentuk kebudayaan tak benda.

Jenis-jenis Sastra Lisan

Sastra lisan dapat dibedakan berdasarkan jenisnya yang pertama adalah berbentuk ceritera berupa ceritera biasa, mitos, legenda, epik, cerita tutur dan memori. Selanjutnya bentuk bukan cerita seperti ungkapan, nyanyian, peribahasa, teka teki, puisi lisan, nyanyian sedih adat pemakaman serta peraturan secara adat. Jenis yang terakhir adalah bentuk tingkah laku seperti drama panggung dan drama arena.

Baca Juga : Macam-Macam Teori Ilmu Sastra Yang Anak Sastra Harus Tahu

Fungsi Sastra Lisan

Secara garis besar, sastra lisan mempunyai empat fungsi yaitu didaktif berarti karya sastra lisan yang memiliki nilai-nilai luhur dalan kesusastraan sebagai bentuk untuk mendidik masyarakat. Sastra lisan juga berfungsi sebagai pelipur lara untuk memberikan hiburan terhadap kehidupan masyarakat. Sastra lisan juga dapat dikatakan sebagai bentuk protes dan sindiran (pantun, lagu rakyat dan lain-lain) terhadap ketidaksesuaian aturan yang mengikatnya.

Karakteristik Sastra Lisan

Tentang karakteristik dari sastra lisan ini yang tersebar dalam masyarakat memperjelas bahwa sastra lisan lahir dari masyarakat yang belum tahu apa-apa mengenai huruf dan sifatnya tradisional. Selain itu, sastra lisan merupakan penggambaran dari budaya yang dimiliki secara bersama namun tidak jelas siapa yang menciptakan serta lebih pada khayalan, sindiran dan pesan yang mendidik.

contoh sastra lisan
contoh sastra lisan

Perbedaan Sastra Lisan dan Sastra Tulisan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sastra lisan merupakan wujud kesusastraan yang ada secara turun temurun dan disebar dari mulut kemulut sehingga menjadi bagian dari budaya yang terus dipelihara oleh masyarakat. Contohnya sepeti dongeng, mite dan legenda yang tersebar diberbagai daerah dengan versi ceritera yang berbeda.

Sedangkan untuk Sastra tulisan merupakan bentuk kesusastraan yang memanfaatkan media tulisan contohnya itu seperti huruf pallawa adalah jejak peninggalan dari kerajaan Sriwijaya dan beberapa tulisan prasasti lainnya. Itulah yang dinamakan sebagai sastra tulisan selain itu sastra tulisan di anggap sebagai sastra modern sebab bahasa yang ditulis tersebut di pandang sebagai bentuk refleksi peradaban masyarakat yang lebih maju.

Peran Sastra Lisan dalam Kehidupan

Setelah membaca beberapa penjelasan di atas mengenai sastra lisan, maka anda bisa pahami bagaimana peran sastra lisan dalam kehidupan?. Banyak unsur nilai-nilai moral yang dipandang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sebab memberikan keterbukaan pemikiran dan juga bagaimana anda bersikap terhadap orang lain.

Baca Juga : Pengertian Karya Fiksi

Dengan adanya sastra lisan akan memberikan anda pemahaman dan juga kesadaran diri bahwa ceritera-ceritera rakyat di daerah anda merupakan suatu bentuk produk kebudayaan dan menjadi ciri khas daerah.

Demikian pembahasan artikel terkait dengan sastra lisan dan semoga tulisan ini bisa menjadi tambahan sumber informasi untuk anda yang membutuhkan.

Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia-sia.

Anda mungkin juga suka