Apa Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus

  • Admin
  • Jul 30, 2022
Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus

Apa Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus – Bicara berkenaan peta kelihatannya tidak asing. Karena semenjak kecil kita telah diperkenalkan dengan yang bernama peta, dari peta yang nilainya kecil sampai besar. Di kursi sekolah, kamu telah dikenalkan dengan peta oleh gurumu. Dimulai dari peta Indonesia, peta benua Asia sampai peta dunia. Bila dahulu peta ada berbentuk buku atau lembar kertas, sekarang bahkan juga kamu bisa mendapati dan memakai peta secara digital di smartphone.

Ada riwayat masalah peta ini. Warga Eskimo ialah warga yang pertama membuat peta dengan deskripsi dan info yang telah gampang dimengerti. Makin lewat perubahan, peta jadi lebih detil dan mempunyai tipe tipe peta yang bermacam.

Peta sebagai deskripsi permukaan bumi yang dibikin atau dibuat pada sektor datar seperti kertas. Kata Peta datang dari bahasa Yunani ‘mappa’ yang mempunyai makna ‘kain penutup meja’. Oleh karena itu, pada umumnya peta ialah lembar yang tampilkan beberapa atau semua permukaan bumi dengan rasio tertentu pada suatu sektor datar.

Pengetahuan yang pelajari mengenai peta disebutkan dengan kartografi. Lantas untuk orang yang bekerja dalam pembikinan peta dikatakan sebagai Kartograf. Peta sudah dikenali oleh manusia saat sebelum Masehi. karena itu pada artikel kali kali ini ini kita akan mengulas berkenaan ketidaksamaan peta umum dan peta khusus.

contoh peta umum dan peta khusus
contoh peta umum dan peta khusus

Pengertian Peta

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Peta adalah gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil sebagaimana kenampakannya dari atas, dan dilengkapi dengan tulisan dan simbol-simbolnya.

Perbedaan Peta Umum dan Peta Khusus

Peta Umum atau Peta Ikhtisar

Peta umum adalah peta yang menggambarkan segala sesuatu yang bersifat umum yang ada dalam suatu daerah meliputi :

  • Peta Topografi
  • Peta Chorografi
  • Peta Geografi

Peta Khusus atau Peta Tematik

Peta Khusus adalah Peta yang menggamarkan kenampakan-kenampakan tertentu saja atau yang bersifat khusus di permukaan bumi. Peta Khusus sering disebut sebagai Peta Statistik, karena memuat data kualitatif dan kuantitatif.

Teknik penggambaran pada peta khusus dibedakan berdasarkan datanya, bersifat kulitatif atau kuantitatif. Adapun contoh dari Peta khusus adalah sebagai berikut.

  • Peta Kepadatan penduduk
  • Peta Pariwisata
  • Peta Geologi dan lain sebagainya.

Fungsi Peta

  1. Dalam peruntukannya peta terbagi dalam beberapa fungsi antara lain
  2. Menunjukan posisi atau lokasi relatif dari permukaan bumi
  3. Memperlihatkan ukuran luas dan jarak di muka bumi
  4. Menggambarkan bentuk-bentuk permukaan bumi
  5. Menyajikan data Potensi di setiap daerah
  6. Menyimpan dan mengkomunikasikan tentang informasi ruang
  7. Mempermudah suatu perkerjaan
  8. Mempermudah dalam suatu pembuatan desain
  9. Membantu Analisa data Spasial

 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.