Pengertian Karya Fiksi

Seperti yang kita ketahui pada artikel kami sebelumnya tentang Cerita Fiksi yang berarti sebuah cerita yang dibuat berdasarkan fantasi atau hayalan yang tidak nyata namun, walaupun cerita tersebut dibuat secara fantasi atau imajinasi si penulisnya tetap saja menarik bagi si pembacanya.

Apa itu karya fiksi?

Menurut Abrams, 1981 : karya fiksi merupakan sebagai karya naratif yang didalamnya tidak menyarankan pada kebenaran riwayat tapi sesuatu yang akan ada dan akan terjadi di dunia ini hingga kebenarannya juga bisa ditunjukkan dengan data yang empiris. Yang membandingkan karya fiksi dengan karya nonfiksi yakni figur, kejadian dan lokasi yang dimaksut. Dalam karya fiksi memiliki sifat imajinatif dan pada karya nonfiksi memiliki sifat factual

Sedangkan menurut Altenbernd dan Lewis 1914 mengatakan bahwa karya fiksi ialah prosa naratif yang memiliki sifat imajinatif, tetapi umumnya logis dan memiliki kandungan kebenaran yang mendramatisir jalinan antara manusia. Pengarang menyampaikan hal tersebut berdasar pengalaman dan pengamatannya pada kehidupan. Tetapi, hal tersebut dilaksanakan secara selective dan dibuat sesuai maksudnya yang sekalian memasukkan elemen interaksi dari pengalaman kehidupannya.

pengertian karya fiksi

Dan dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa, Karya Fiksi adalah sebuah karya hasil pertimbangan imajinatif, dan hubungan dengan realita yang kerap diterima oleh penonton. Realita fiksi tidak harus sesuai realita yang ada, seperti kebenaran kepribadian, hukum atau agama, nalar dan semacamnya. Beberapa hal yang tidak ada di dunia riil bisa terjadi di dunia fiksi. Oleh karenanya, jenis fiksi tidak diwajibkan cuman mempunyai watak yang disebut orang betulan atau memberinya deskripsi yang pas secara faktual. Tetapi, seting fiktif yang tidak bertumpu pada realita biasanya dipercaya lebih fleksibel pada interpretasi. Watak dan kejadian dunia fiksi bisa ditaruh di dunia mereka sendiri yang betul-betul terpisah dari dunia riil, dunia yang seutuhnya fiksi. Fiksi berlainan dari nonfiksi, di mana watak cuman bertanggungjawab untuk menyiapkan bukti dan info riwayat, tapi ketidaksamaan di antara nonfiksi dan fiksi kerap tidak terang seperti pada hal sastra postmodern.