Organ Gerak Pada Katak dan Perannya

Menurut kamu apa yang membyat katak bisa melompat-lompat?? Katak merupakan salah satu hewan Amfibi. Hewan ini termasuk hewan yang bertulang belakang ataupun vetebrata yang dapat hidup di dua alam dengan nama istilah lain Amfibi. 

organ gerak katak

Organ Gerak Katak

Organ gerak katak adalah tungkai kaki belakang pada katak yang dipakai untuk melompat. Jika kamu perhatikan lebih detail, katak mempunyai tungkai belakang yang lebih besar dibanding sisi depannya. Ukuran dari tungkai belakang yang besar ini berperan supaya katak bisa melompat. Bila ukuran tungkai belakang sama dengan ukuran tungkai depan, maka katak hanya bisa berjalan atau berlari saja dan tidak dapat melompat seperti kebanyakan katak.

Karena memiliki ukuran tungkai belakangnya yang besar dan di bagian kaki pada katak memiliki selaput tidak heran membuat katak dapat berenang di air. Adapun Organ gerak pada katak terbagi dalam :

  1. Selaput Renang.
    Perannya: Selaput renang ini benar-benar bermanfaat untuk katak saat berenang di di air. Disamping itu selaput renang membuat atap benar-benar gesit saat bergerak di permukaan air.
  2. Kaki Belakang
    Perannya: Kaki belakang katak benar-benar panjang berperan untuk menggerakkan. Hingga katak bisa melonjak jauh. Itu kaki belakang berperan untuk menyokong berat badan.
  3. Kaki Depan
    Perannya: Kaki depan memudahkan katak bergerak dalam permukaan air dan menyokong saat landas dari lompatan.
  4. Persendian
    Perannya: sebagai tenaga untuk katak untuk melonjak jauh.

Kekuatan katak melonjak disokong oleh persendian yang paling kuat. Katak mempunyai persendian pada pinggul, siku, pundak, lutut, pergelangan kaki, dan tangan.

    Dilihat dari organ pada katak dapat kita simpulkan maka tidaklah heran jika katak dapat melompat benar-benar jauh. Disamping itu berat katak juga enteng. Tulang-tulangnya benar-benar kecil tapi kuat. Sedangkan pada tulang belakangnya ada kemampuan untuk menyokong bentuk badan.

      Formasi badannya benar-benar memberikan dukungan katak dapat melompat. Begitu halnya formasi tulangnya. Tulangnya terbagi dalam tulang tubuh, tulang anggota gerak, dan tulang tengkorak. Itu organ gerak pada katak dan perannya.

      Perbedaan Katak dengan Kodok

      Sama seperti yang sudah dikatakan awalnya, katak dan kodok ialah dua hewan yang lain. Berikut, ada bagian-bagian yang berarti sebagai ketidaksamaan di antara katak dengan kodok, yakni:

      1. Kulit
        Ketidaksamaan di antara katak dengan kodok yang termudah disaksikan oleh mata berada pada kulitnya. Katak mempunyai kulit yang lembut dan berlendir sedang kulit kodok kering dan kulitnya kelihatan memiliki tekstur dan mempunyai warna kecoklat-coklatan. Lendir pada katak ini umumnya mempunyai warna kuning sampai coklat dan disebabkan karena hasil sekresi dari kelenjar pada kulitnya. Lendir ini membuat tubuh katak jadi lebih lembap dan kenyal.
      2. Habitat
        Dalam point pertama, kamu sudah tahu berkenaan ketidaksamaan kulit di antara katak dengan kodok, kan? Dari ketidaksamaan kulit bisa kelihatan jika habitat atau tempat hidup katak dan kodok berlainan. Katak seringkali ditemui di lokasi yang berair untuk menjaga kelembapan kulitnya. Sedang kodok akan seringkali ditemui di lokasi yang kering. Bila kamu mendapati hewan amfibi yang melompat-lompat di trotoar jalan yang kering, karena itu dapat ditegaskan jika hewan itu ialah kodok.
      3. Kaki
        Walau ke-2 nya mempunyai tungkai belakang yang semakin besar, namun ada ketidaksamaan yang cukup berarti. Katak mempunyai tungkai belakang yang panjang sedang kodok mempunyai tungkai belakang yang pendek. Oleh karenanya, cuman katak yang bisa berenang di air dan mempunyai lompatan yang semakin tinggi dibanding kodok.
      4. Wujud Badan
        Keseluruhannya wujud badan, katak mempunyai bentuk badan yang lebih lentur dibanding kodok. Kodok mempunyai wujud badan yang condong gendut. Disamping itu, dari wujud matanya, katak mempunyai mata yang semakin besar dan kelihatan lembut dibanding kodok.
      5. Racun
        Kodok sebagai hewan amfibi yang beracun sementara katak, cuma beberapa pada mereka yang mempunyai toksin. Namun, toksin itu tidak begitu mencelakakan manusia. Bila kamu menggenggam kodok atau katak, sebaiknya langsung membersihkan tangan sampai bersih untuk menahan berlangsungnya reaksi di kulit seperti gatal-gatal.
      Jadi itu info sekitar organ gerak katak dan apa ketidaksamaan di antara katak dan kodok yang penting kamu ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda dalam mengerjakan tugas dan menjadikan artikel ini sebagai referensi. Terima Kasih.