Contoh Proposal Proyek

Proposal proyek adalah istilah yang lain digunakan untuk membandingkan proposal yang dicatat untuk Bisnis atau Penelitian.

Proposal proyek lebih cendrung menawarkan kegiatan yang bersifat sosial, tidak memiliki keuntungan, dan umumnya masuk ke beberapa program terbatas, seperti program pemerintahan maupun pada beberapa perusahaan tertentu.

contoh proposal proyek

Contoh Proposal Proyek

Proposal proyek juga tidak jauh berbeda dengan proposal bisnis ataupun proposal penelitian karena sama sama menawarkan program, jasa, ataupun produk.Dan juga dalam penawaran produk sering dianggap sebagai promosi untuk memperkenalkan atau menaikan image perusahaan tersebut.

Sebagai contoh proposal proyek, misalnya ketika kamu akan melakukan pelatihan keluarga sehat yang mempunyai tujuan untuk melatih semua bagian keluarga untuk minum susu sampai lansia. Maka kamu memerlukan sponsor berbentuk paket susu box 250 mg untuk 300 peserta pelatihan, karena itu kamu mengirim proposal ke salah satu perusahaan produk susu.

Maka proposal kamu dapat dijakikan jalan untuk program meminum susu hingga lanjut usia, karena acara ini adalah kesempatan dalam berpromosi dan beriklan bagi perusahaan susu tersebut.

Contoh proposal proyek lainnya , misalnya anda adalah seorang sukarelawan Lembaga Sosial Masyarakat atu yang disingkat LSM yang akan lakukan riset di salah satunya tempat pembuangan sampah atau TPS di Jakarta. Selanjutnya anda berkemauan akan lakukan proyek riset yang hasilnya nantinya, besar faedahnya untuk keberlangsungan hidup warga sekitaran TPS dan dapat dijadikan contoh untuk beberapa kota yang lain.

Maka Lewat proyek pembaruan mekanisme management sampah padat di Jakarta kamu bisa mengirim proposal proyek ke lapan Bank for International Cooperation atau disingkat JBIC yang mempunyai kantor perwakilan di Jakarta. Dari kegiatan ini maka proposal yang kamu buat dapat terealisasi untuk LSM kamu dalam melakukan perbaikan dalam sistem manajemen limbah padat di karya.

Di suatu sus JBIC jadi makin memperkuat tempatnya sebagai instansi non profit yang sudah berperan serta menolong pembangunan warga dan ekonomi negara-negara anggotanya di dunia supaya konstan dan otonom. Imbas yang lain adalah memperkuat dan memperkuat jalinan ekonomi di antara Jepang dengan negara-negara lain di dunia.

Banyak sektor dari instansi atau perusahaan itu yang dapat menjadi alternative dalam melakukan aktivitas, dimulai dari pangan sampai manufacturing, dari selingan sampai pengajaran resmi. Bukan hanya untuk misi dan tujuan yang positif, perusahaan-perusahaan tersebut condong menyaksikan proposal proyek yang fokus untuk kebutuhan khalayak luas.

Format Proposal Proyek

Berikut rincian dari tiap materi dalam proposal proyek:

  1. Abstrak atau rangkuman eksekutif yang diperuntukkan untuk manager perusahaan/instansi arah proposal.
  2. Halaman judul; menguraikan posisi isi seperti judul proposal, nama organisasi/perusahaan client, nomor RFP atau info lain, tanggal pengangkutan, nama penulis atau perusahaan.
  3. Daftar isi; memberikan semua judul sisi dan nomor halaman awalnya.
  4. Daftar figure/tabel; daftar yang berisi tiap judul figure/tabel dan nomor halamannya. Ini tercantum sebagai pendamping dan penjelas dalam pengaturan proposal.
  5. Pendahuluan; berisi argumen kenapa proposal ini disodorkan.
  6. Background, permasalahan, dan arah.
  7. Isi proposal, gagasan penerapan, dan agenda aktivitas.
    Di bagian ini dirinci bagaimana pengendalian dan audit perkembangan proyek dalam time skedul atau matrix ‘acuan' pelafalan. Terhitung didalamnya rencana vital dan operasional proyek, rencana waktu, dan jaringan kerja. Berkenaan agenda aktivitas, kamu dapat korelasikan dengan ongkos. Bahkan juga kamu dapat memakai rumus penghitungan misalnya Slope ongkos Ongkos disingkat Ongkos normal dibagi Waktu normal dan Waktu disingkat.
  8. Helai salinan RFP (Request for Proposal).
  9. Surat pengantar pertanda RFP diterima.
  10. Bujet; daftar ongkos proyek yang diusulkan. Ongkos ongkos yang dikeluarkan, yakni ongkos langsung dan tidak langsung.
  11. Penentuan staff. Bagaimana kemampuan pimpinan proyek, analisis jumlah, dan kwalifikasi staff simpatisan dan sumber lain seperti sarana tehnis dan non tehnis, terhitung didalamnya program khusus untuk analitis statistik. Bagaimana tangani kebatasan sumber daya dan efektifitas sumber daya di beberapa status atau pos kerja.
  12. Otorisasi; helai penutup yang berisi kesepakatan atau otorisasi.
  13. Tambahan; sebagai materi tambahan seperti berisi ikhtisar periset khusus atau surat pengakuan.

Langkah Membuat Proposal Proyek

Proposal proyek dapat diatur berbentuk resmi atau tidak resmi. Namun proposal proyek resmi benar-benar kuat hubungannya dengan ketentuan penulisan, ukuran, dan pola yang jelas sudah atau baku dibanding proposal tidak resmi.

Berikut kenapa proposal proyek resmi semakin banyak menyikapi proyek project besar yang dibarengi dengan beberapa ketetapan yang resmi juga. Dapat dipikirkan bila pada sebuah proyek, penulis atau pembikin proposal harus menyempatkan diri extra dalam membuat draft proposal dengan detil dan struktural sampai 200 halaman lebih.

Karena itu, pada proses pengaturannya dibutuhkan beberapa elemen pendamping seperti salinan RFP, ini penting karena RFP menjadi sisi syarat proposal yang perlu diikutkan dalam pembukaan proposal proyek resmi.

Selainnya RFP, proposal proyek resmi menyertakan surat pengantar. Adapun arah surat pengantar ini nanti diperuntukkan ke orang yang terima proposal atau yang bakal membuat keputusan final.

Surat ini menerangkan bagaimana kamu ketahui permasalahan atau memberitahukan jika proposal itu memberi respon RFP tersemat. Arah yang lain, surat ini menjadi info awalnya dalam rencana membahas dengan singkat feature dan faedah khusus proposal proyek kamu.

proposal proyek

Tidak berbeda jauh dengan standard pengaturan proposal proyek resmi, proposal proyek tidak resmi juga memberikan salinan RFP dan surat pengantar dengan cara resmi.

Ini dipakai untuk menjelaskan tujuan dan maksud, terhitung permasalahan staff pakar, instansi yang menemani, dan biaya anggaran. Beberapa tambahan ditempatkan sebagai pemikiran dan referensi penerapan proyek. 

Bagaimana dengan persyaratan dan keringanan terhubung perusahaan atau instansi yang berbasiskan proyek besar?

Untuk ini, kamu tak perlu cemas, bila kamu dapat lakukan secara berdikari, kamu langsung bisa mengirim proposal proyek dengan menghubungi layanan konsumen lewat kontak individu yang ada di dalam website sah atau service yang menyebar di beberapa media promo atau info.

Kamu dapat lakukan dengan menghubungi langsung atau lakukan kesepakatan untuk tatap muka bertemu muka. Bila kamu telah dikasih peluang untuk berbicara lewat telephone atau bertemu muka, gunakan kesempatan ini untuk ajukan beberapa pertanyaan sekitar proses permintaan sponsor atau donatur. Disamping itu, ke siapa proposal penawaran diperuntukkan.

Cara lain, kamu dapat searching situs sah dengan pelajari, memperhatikan, dan mengenali lebih dulu bagaimana sepak-terjang perusahaan atau instansi itu meningkatkan jaringan dan akses aktivitasnya, baik pada tingkat nasional atau internasional.

Pikirkan, apa proposal proyek kamu sanggup berkompetisi dan menarik perhatian dari beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu proposal yang masuk tiap bulannya.

Bila kamu ada pada sebuah perusahaan atau instansi, apa itu keuntungan making, LSM, universitas, organisasi masyarakat, bahkan juga keluarga sekalinya, seharusnya bikinlah proposal dengan mekanisme team. kamu dapat menyatukan beragam ketrampilan, ketrampilan dan pengalaman, hingga jadikan nilai proposal yang dijajakan semakin tinggi.

Bahkan juga, bila kamu mempunyai dana extra, tidak salah kamu memakai jasa penulis proposal atau konselor yang professional membuat proposal sampai pada tingkat terhubungnya kerja-sama atau kontrak kerja. Untuk perusahaan atau instansi asing, yang lingkupnya lebih luas dan go international, telah selayaknya kamu memakai style penulisan dan bahasa internasional atau dalam bahasa negara tempat perusahaan itu ada.

Bila ada tubuh atau instansi yang telah bekerja bersama dengan pemerintahan atau swasta Indonesia, umumnya kamu lebih gampang dan tidak rawan untuk selalu memakai tata bahasa dan penulisan dalam bahasa internasional terhitung untuk legal resmi pengaturan proposalnya.

Proposal proyek ialah ekstensi dari proposal usaha, karena itu dalam proposal proyek factor yang pendukungnya ialah persyaratan kelaikan satu proyek. Demikian juga keutamaan satu aspek' pembahasan dan riset yang cermat dan struktural saat sebelum kontrak berjalan.

Keutamaan persyaratan kelaikan ini punya pengaruh pada kesuksesan satu proyek. Misalkan, warga akan melihat sukses proyek pembangunan pabrik bila disambungkan dengan pembukaan lapangan pekerjaan untuk warga sekitaran.

Maknanya untuk pemilik proyek, ucapkanlah kamu yang ajukan proposal proyek ke pemerintahan, menitik beratkan kesuksesan pada faktor keuangan dan ekonomi. Sedang untuk pemerintahan yang menyongsong proposal proyek kamu, lebih luas dalam menyaksikan kontrak proyek itu sebagai kemajuan ekonomi, kesejahteraan warga, dan menggerakkan prakarsa swasta.

Meski begitu, proyek yang disodorkan benar-benar tergantung pada persyaratan kelaikan proyeknya. Makin besar proyek, makin besar dana yang bakal ditanamkan hingga bisa makin luas capaian dan makin dalam karakter pembahasannya. Khususnya dalam soal untung atau tidak, bila dana yang dikeluarkan disambungkan dengan faktor sosial ekonomi.

Oleh karenanya, dalam pengaturan proposal proyek ini, factor kelaikan proyek dan keputusan investasi jadi pemasti instruksi proposal yang bakal kamu bikin.

Apa yang penting kamu lihat dalam rencana kelaikan proyek ini? Adapun gambarannya seperti berikut:

  • Permodalan proyek yang kuat hubungannya dengan sumber dan jenis permodalan proyek. Bagaimana penghitungan ongkos modal, peran penyandang dana, dan pengajuan permodalan.
  • Lihat faktor keuangan, yakni dalam hubungan pada analitis penghasilan dan cash flow. Nilai waktu dari uang dan resiko keuangannya.
  • Kerjakan study kelaikan dan faktor pasar yang memberikan dukungan. Study ini berperan menyambungkan management satu organisasi dengan pasar perusahaan yang berkaitan atau sektor pengkajian pada instansi yang berkaitan lewat info. Info ini selanjutnya dipakai untuk mengindentifikasi peluang dan persoalan yang terkait dengan pasar dan marketing.
  • Faktor tehnis, yakni letak geografis lokasi, tehnologi proses produksi, denah proyek, kemampuan produksi, management, dan organisasi.
  • Faktor sosial ekonomi yang menghitung bagaimana tingkat keuntungan, disbenejit, ongkos, klasifikasi analitis, harga semu, ambil keputusan atas harga pasar, dan arus pengembalian.

Panduan Supaya Proposal Proyek Diterima

Proyek yang digagas dalam proposal ini umumnya berbentuk aktivitas yang memiliki sifat umum, tersangkut khalayak luas, bahkan juga dunia. Karena itu, beberapa langkah dalam usaha memperlancar proposal proyek ini, ada beberapa hal yang penting jadi perhatian:

  1. Tidak boleh sangsi selalu untuk bekerja bersama dengan berpartisipasi dalam moment free promo, seperti pameran (fair) atau expo. Umumnya banyak rekanan baru dan gagasan yang ada saat acara itu berjalan. Bahkan juga, kamu dapat ikuti study banding pada rotary klub.
  2. Bikinlah program yang lebih berpengaruh luas untuk warga hingga proyek kamu ini memberinya kekuatan pada kenaikan sosial, ekonomi, politik, agama, budaya, dan bidang yang lain. Terangkan arah dan hasil akhirnya proposal itu dengan detil dan gampang dimengerti, tidak berbelit apa lagi tidak terkait dengan yang kamu sampaikan. Terhitung didalamnya program permodalan dan peruntukan peralatan yang ada.
  3. Saat sebelum ajukan proposal sah, beberapa organisasi warga sipil di semua Indonesia yang tertarik harus lebih dulu menghubungi beberapa kantor instansi tujuan (baik itu di ibu-kota atau di perwakilan). Kerjakan secara media komunikasi yang mempermudah dan memperlancar jalinan langsung jarak jauh, misalkan dengan internet, telephone, atau surat sah tercetak untuk selanjutnya mengulas prospect ide calon proyek dengan staff yang turut serta dalam rencana awalnya proyek. Ini dilaksanakan untuk tentukan apa kekuatan mereka sesuai fokus yang sekarang ini diputuskan oleh instansi atau perusahaan itu.
  4. Jauh awalnya ketahui dan cematilah:
    a. Apa tipe organisasinya? Organisasi antara pemerintahan/multilateral?
    b. Bagaimana background organisasinya?
    c. Apa aktivitas simpatisannya? Apa berbentuk kontribusi proyek, support program, peralatan, beasiswa, riset, info, lobi/advokasi/atau pergerakan kebersamaan.
    d. Dengan instansi atau perusahaan apa sejauh ini telah bekerja bersama. Apa dengan lembaga-lembaga pemerintahan Indonesia, internasional, dan NGO (Non Government Organization) dalam negeri, atau lembaga-lembaga yang lain seperti beberapa universitas di Indonesia.
    e. Apa bidang yang diutamakan? Mass media, servis kesehatan, advokasi, pengajaran gratis, atau yang lain.
    f. Apa organisasi yang disokong? Apa NGO/LSM pada umumnya, organisasi keagamaan, organisasi riset, amu federasi professional?
    g. Bagaimana jaringan kerja di Indonesia? Bagaimana pangkalan organisasi mitra di Indonesia? Bagaimana instansi itu merajut kerja sama dengan yayasan/LSM di semua daerah Indonesia atau dunia.
    h. Bagaimana jaringan kerja di penjuru dunia? Apa mempunyai pangkalan organisasi mitra di negara-negara di dunia? Bagaimana instansi itu merajut kerja sama dengan yayasan/LSM di semua negara di dunia?

  5. Penilaian dan ulasan-lah banyak hal tersangkut penawaran kamu terhitung didalamnya memutuskan dalam beragam keputusan yang beresiko untuk tentukan besarnya penawaran.

Sekian dari artikel kami tentang Proposal Proyek semoga artikel ini dapat membantu anda semua dalam membuat proposal proyek dan diterima. Terima Kasih